4 Des 2016

BRIPKA ALEX KUSUMA : TUMBUHKAN RASA KEPEDULIAN KITA TERHADAP SESAMA



Polres Lumajang turut berbangga hati memiliki anggota yang berjiwa sosial tinggi serta peka terhadap lingkungan sekitar, Bripka  M Alex Kusuma anggota Polsek Sukodono bersama dengan komunitas 'Semut Peduli' dengan sukarela membantu salah satu warga miskin asal Desa Yosowilangun Lor Kec. Yosowilangun

Satiyah (89) seorang nenek renta  yang selama ini hidup sebatangkara di kandang kambing milik warga dsn krajan Ds Yosowilangun Lor Kec Yosowilangun kini dapat tersenyum dan merasa hidupnya sudah menjadi lebih baik.

Pada akhir bulan oktober 2016, Polisi ganteng ini menerima informasi melalui pesan dari salah seorang teman di medsos FB milik nya, bahwa didaerah Yosowilangun ada seorang nenek tua yang hidup sebatang kara tanpa anak dan suami. dan sehai hari nya menempati di sebuah kandang kambing milik salah seorang warga.


Naluri kepolisiannya pun timbul , keesokan hari ia pun bergegas mendatangi lokasi dengan tujuan mengecek kebenaran informasi nenek miskin tersebut. Merasa dana pribadi miliknya tak cukup membantu nenek ini, ia pun mengunggah foto serta keadaan nenek Satiyah sewaktu menghabiskan hari hari nya di kandang kambing , berharap di hati kecil nya ada hamba Allah ikut peduli maka polisi ini menggalang donasi bantuan berupa uang dan barang di medsos maupun instagram miliknya.

Usaha yang dilakukan nya ternyata diluar dugaan, melalui media sosial miliknya banyak rekan / kerabat yang dengan iklas menyisihkan sebagian kecil hartanya demi kelangsungan hidup si nenek renta ini. "Alhamdulilah mas, ternyata banyak warga masyarakat yang tersentuh hati nya dengan ikhlas menyumbangkan sebagian hartanya", tetapi ada pula komentar negatif dari masyarakat tentang pengumpulan dana yang takut dibawa lari serta tidak sesuai dengan sasaran, "Kami pasrahkan kepada Allah mas yang penting niat kita baik, semoga Allah meridhoi usaha kami " ujar Alex kepada staf humas.


Dengan total daan terkumpul sejumlah 6,6 juta ia bersama anggota semut lainnya merencanakan pembangunan rumah layak huni guna ditempati nenek Satiyah ini

dalam pesan dingkat di medsos milik nya banyak sukarelawan yang dengan iklas membantu berupa tenaga dengan jumlah yang fantastis. sebanyak 121 orang bahu membahu proses pembongkaran rumah terdiri dari BPBD  Kab Lumajang, Koramil Yosowilangun, Polsek Yosowilangun, SMK PGRI Jember serta beberapa tetangga Bu Satiyah yang merasa iba dengan kondisi nenek tua ini.

Pembangunan rumah dengan bergotong royong ini tak membutuhkan waktu yang lama, hanya sekitar 4 hari rumah pun siap dihuni.  Akhir nya tepat di hari Jumat  siang (2/12) ia bersama komunitas nya menyerahkan kunci rumah kepada nenek Satiya untuk akhirnya bisa ditrempati dengan kondisi layak huni. "Kami sangat senang serta terharu pada saat penyerahan kunci rumah, air mata kebahagiaan beliau mengalir deras di kedua pipi nya, sambil memeluk kami semua" ujar polisi asal Surabaya ini.

Dalam aksi ini Bripka M Aex Kusuma mempunyai pesan kamtibmas yang patut ditiru oleh anggota yang lainnya. Yaitu berbagi adalah wujud rasa syukur kita kpd Tuhan YME. Inilah seharusnya medsos digunakan, bukan dengan tebar kebencian atau hoax.(humas)