1 Feb 2017

KAPOLRES PIMPIN LANGSUNG ACARA "FOCUS GROUP DISCUSSION " GERAKAN LUAMAJANG ZERO "MILONARKOBAYA"


Lumajang - Hasil analisa dan evaluasi Kapolres Lumajang bahwa Gangguan Kamtibmas dan Laka Lantas yang terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang pada tahun 2016 diantaranya dipicu oleh pengaruh minuman keras. Namun yang menjadi persoalan, minuman keras ini adalah hasil racikan sendiri dari bahan Alkohol 70-90% yang dicampur dengan minuman berenergi atau minuman berkarbonasi. Dan yang lebih mengkhawatirkan adalah mengkonsumsi obat batuk cair dengan dosis melebihi batas hingga 5 bungkus lebih. Parahnya adalah, penggunanya adalah anak-anak dibawah umur yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah SMP dan SMA.

Kapolres Lumajang AKBP Raydian Kokrosono, SIK tak mau bangsa ini hancur karena generasi mudanya rusak oleh pengaruh tersebut. Beliau menggagas Gerakan Lumajang Zero "MILONARKOBAYA" (Miras Lokal Oplosan, Narkotika dan Obat Keras Berbahaya). Hari ini Rabu (1/2) 2017 jam 10.00 WIB Di Ruang Rupatama Mapolres Lumajang beliau mengundang seluruh Instansi yang terkait dengan fenomena ini untuk membahas dalam kegiatan Focus Group Discussion  Gerakan Lumajang Zero "MILONARKOBAYA". Dengan didampingi Sekda Kabupaten Lumajang Drs. Masudi, M.Si, dan Kepala BNNK Lumajang Wuwuh Priwibowo, S.Pd, Kapolres memamparkan secara rinci fenomena MILONARKOBAYA yang terjadi di Kabupaten Lumajang. Kemudian beliau langsung memimpin kegiatan ini sebagai moderator.

Kepala UPTD Jember Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim dan Kabupaten Lumajang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luamajang, Ketua DPC Granat Lumajang dan seluruh Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Lumajang hadir dalam kegiatan tersebut menuangkan ide dan saran untuk mencari solusi dari persoalan fenomena "MILONARKOBAYA" di Kabupaten Lumajang. (humas)