3 Feb 2017

KAPOLSEK KOTA LUMAJANG HADIRI PERSEMIAN PROGRAM KOTA TANPA KUMUH

Lumajang -  Kawasan Rw 8 Kelurahan Rogotrunan Kecamatan Kota Lumajang menjadi percontohan dikawasan Kecamatan Kota Lumajang yang telah sukses melaksanakan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Tahun Anggraan 2016 dan dapat diselesaikan kurang lebih selama tiga bulan. Program tersebut dimulai sekitar Bulan Nopember 2016.

Hari ini Jumat (3/2) sekira pukul 08.00 WIB Jajaran Forkopimka Kecamatan Kota Lumajang didampingi oleh Ibu Lurah Rogotrunan Dra.Mawi Mujayanti beserta staf menggelar acara peresmian Program KOTAKU ini yang ditempatkan di Jalur Lingkar Kawasan Rw 8 Tepatnya di Selatan Sungai Asem. Sejumlah anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah yang hampir mencapai Tiga Ratus Juta Rupiah ini diwujudkan untuk pembangunan Jalan Setapak Paving sepanjang 334 M2 dengan biaya sebesar Enam Puluh Empat Juta Rupiah. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 7 unit dengan anggaran Seratus Juta Rupiah serta Pembangunan Jamban Keluarga sejumlah 27 Unit dengan anggaran Seratus Dua Puluh Lima Juta Rupiah dalam pengerjaan dilapangan dilaksanakan oleh Tiga Kelompok Swdaya masyarakat masing masing KSM Kenanga, KSM Griya Indah serta KSM Kamboja.

"Selama ini dalam pengenalan program pemerintah yang melibatkan beberapa lembaga, kami selalu berkolaborasi baik di bidang kesehatan maupun bidang keamanan, dan hari ini sebagai wujud kolaborasi,  kami laksanakan dengan peresmian program ini yang hasil nya dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat,khususnya Rw 8 Kelurahan Rogotrunan" Ujar Bu Lurah.

Peresmian Program Kota Tanpa Kumuh ini dilakukan secara simbolis dengan melakukan tasyakuran potong tumpeng dari Ibu Lurah Rogotrunan kepada Bapak Camat Lumajang serta Kapolsek Kota Lumajang yang disaksikan oleh masyarakat Rw 8 baik Tokoh Agama,, Badan Keswadayaan masyarakat serta dari dinas PU yang merupakan perwakilan instansi dari Pemerintah Kabupaten.

Selanjutnya Forkopimka Kecamatan Lumajang beserta Ibu Lurah dengan staf desa serta perwakilan Badan Keswadayaan Masyarakat meninjau hasil pembangunan yang telah dilakukan selama tiga bulan ini.  Ungkapan rasa bahagia dan terimakasih mereka ucapkan kepada rombongan Forkopimka ini yang telah membangun rumah tidak layak huni serta pembangunan Jamban Keluarga. 

"Terimakasih Pak atas bantuan yang diberikan kepada kami, semoga kebaikan Bapak-bapak dibalas oleh Allah" ujar Ibu Suci sambil tersenyum lega. Kini Ibu Suci dan anggota keluarganya yang berjumlah 12 orang dapat menempati rumah yang sudah layak huni. Hal senada juga disampaikan oleh Kakek Sanusi (70) penerima bantuan jamban keluarga yang sebelumnya beliau beserta keluarganya melakukan aktivitas MCK di sungai, kini telah gembira dan tidak melakukan aktifitas di sungai lagi  
"gimana mbah apa masih sering ke sungai" tanya Kapolsek dijawab dengan jujur oleh kakek tua ini "Sudah tidak lagi Pak, semenjak kami punya jamban keluarga".ujarnya (Humas)