16 Feb 2017

KURANG DARI 24 JAM. PEMBUNUHAN DI TEMPEH TERUNGKAP


Lumajang - Kepiawaian Tim Nenggala dalam mengungkap berbagai kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Lumajang tak diragukan lagi. Hari ini Kamis tanggal (16/02) 2017 telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan dalam waktu kurang dari 1x24 jam.

Bermula dari ditemukannnya seorang perempuan tak bernyawa pada Rabu (15/2) 2017 sekira pukul 12.00 WIB di sebuah kamar sewaan di Desa Nguter Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang dengan identitas S (35) seorang Karyawan Pabrik Kayu WCN Klakah warga Dusun Ranupakis Desa Kaliboto Kidul Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang. Tim Nenggala langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dari hasil keterangan saki-saksi dan bukti yang ada, Tim Nenggala telah mengerucut pada satu terduga pelaku pembunuhan tersebut.

Pada Kamis (16/2) 2017 dini hari tadi sekira pukul 03.00 WIB di DesaTempeh Tengah Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Tim Nenggala melakukan upaya paksa penangkapan dan penggeledahan terhadap terduga pelaku MS (29) di rumahnya Dsn Sukorejo Desa Tempeh tengah Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Namun pelaku tidak ada ditempat, hanya menemukan 1(satu) unit sepeda motor Yamaha Mio Fino warna putih biru dalam keadaan tanpa plat nomor yang memiliki ciri-ciri sama dengan milik korban pembunuhan tersebut.
Tim Nenggala juga mengamankan STNK kendaraan tersebut dengan Nopol W 6987 QO dan Sebuah KTP atas nama terduga pelaku MS.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pencarian pelaku, pada Kamis siang sekira jam 11.00 WIB di perkebunan sawah sengon belakang rumah saudaranya Desa Lempeni Kecamatn Tempeh Kabupaten Lumajang Tim Nenggal menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti Hp merk Samsung SMB310E milik Korban dan Hp merk SPC warna hitam milik pelaku yang dia dibawa.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat menghilangkan nyawa korban karena ingin menguasai Sepeda motor korban. Modus operandi menghilangkan nyawa korban dengan cara mengajak korban ke tempat persewaan di Desa Nguter Kecamatan Pasirian. Setelah di dalam kamar melakukan hubungan badan kemudian mengalungkan sebuah tali tampar ke leher korban yang telah dipersiapkan dari rumah dan menariknya dengan sekuat tenaga sehingga mengakibatkan korban meninggal ditempat. Kemudian pelaku melarikan diri dengan membawa kendaraan dan handphone milik korban.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Lumajang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan diancam dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan 365 (4) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan mati. Atas perbuatannya pelaku diancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati. (humas)