30 Apr 2017

POLISI PEDULI, BANTU MEMBERSIHKAN RUMAH WARGA YANG TERKENA LONGSOR DAN TINGKATKAN KEWASPADAAN TERHADAP BENCANA ALAM




Lumajang - Bencana Alam seringkali datang secara tidak terduga, karena bencana alam terjadi bukan karena keinginan sebagian besar umat manusia, akan tetapi dengan adanya bencana alam kita sebagai umat manusia harus bisa lebih berhati - hati dan terus waspada pada lingkungan sekitar, kadangkala bencana terjadi karena kelalaian manusia karena tidak menjaga alam dengan baik, ini membuktikan bahwa manusia harus terus bersahabat dengan alam dengan menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.


Pada hari Sabtu tanggal (29/4/207) sekira pukul 24.00 WIB , telah terjadi bencana alam tanah longsor di Dusun Jonggrang RT 28 RW 08 Desa Tamanayu Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Bencana alam tanah longsor tersebut menimpa salah satu rumah warga yaitu rumah saudara Miskan (40) seorang petani, warga Dusun Jonggrang RT 28 RW 08 Desa Tamanayu Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.

Dalam satu rumah saudara Miskan terdiri dari lima orang yaitu saudara Miskan sendiri, istrinya dan dua orang anaknya serta satu ibu dari saudara Miskan. Dalam bencana tanah longsor tersebut tidak terdapat kerugian baik jiwa maupun material. Kejadian sekitar pukul 24.00 WIB, material longsor tidak sampai masuk kedalam rumah hanya dibelakang rumah.

Pada lokasi longsor banyak ditemukan sumber mata air dan retakan - retakan  tanah. Giat pembersihan material longsor masih dilaksanakan dengan dibantu warga sekitar 15 oang, anggota Polsek Pronojiwo 3 personil dan 1 orang dari BPBD Kecamatan Pronojiwo. Bencana alam tanah longsor, dimungkinkan terjadi karena sejak sore hari di wilayah Kecamatan Pronojiwo hujan deras dan sekira pkl. 23.45 WIB hujan mulai reda.

Bencana tanah longsor yg menimpa rumah sdr miskan tsb yg kedua kalinya , tanah longsor yg pertama menimpa ruang kamar , yang terjadi pada tanggal (4/4/2017), sekira pukul.06.30 WIB. Proses pembangunan rmh tdk memperhatikan struktur tanah yg seharusnya di buat teras iring. Dengan banyaknya sumbermata air dan retakan2 tanah diatasnya dikawatirkan bila intensitas hujan tinggi dimungkinkan terjadi longsor susulan. (Humas)