8 Apr 2017

POLRES LUMAJANG CIPTAKAN SITUASI KONDUSIF HINGGA BERAKHIR NYA FESTIVAL WIRAKARYA MALAM INI

Lumajang - Festival Wirakarya Kampung Pramuka yang dilangsungkan di kota lumajang malam ini berakhir,setelah 3 hari melaksanakan kegiatan pengecatan dinding sepanjang wilayah kawasan sungai asem (masuk kelurahan Tompokersan dan Rogotrunan)   maupun giat sosialisasi kepada warga lainnya untuk melaksanakan hidup bersih dan sehat .Kapolres Lumajang AKBP Raydian Kokrosono SIK  beserta jajaran Forkopimda, perwakilan dari DPRD Kabupaten Surabaya serta Wakil Bupati Jember KH Muqit Arief yang hadir selaku dewan pembina pramuka Kabupaten Jember untuk mengikuti rangkaian jalan nya penutupan Festival kampung kelir khusus pelajar  pramuka yang diikuti  oleh 1000 siswa/siswi masing masing dari kabupaten Lumajang dan Jember 

malam ini, Jumat (7/4) sekira pukul 22.00 wib , H Saifullah Yusuf atau akrab dipanggil Gus Ipul yang merupakan pembina pramuka tingkat daerah secara resmi menutup kegiatan Wirakarya kampung untuk dilanjutkan ke kabupaten Malang sebagai penyelenggara Kampung Kelir yang ke 3
Dalam sambutan nya beliau mengusung Kampung kelir ini bertemakan "WARNA WARNI ITU KEREN, MENUJU KAMPUNG BERSIH AMAN DAN SEHAT (BAS)" 
Adapun peserta kgiatan ini melibatkan 11.000 Pramuka Penegak/Pandega se Jawa Timur, dibagi setiap zona 1000 pramuka utusan dari kabupaten sekitar
Beliau juga mengatakan bahwa manfaat yang diharapkan nya dengan adanya Festival Wirakarya Kampung Pramuka ini diantara nya
1. Mendorong warga untuk berperilaku Gotong Royong
2.Menginspirasi warga untuk lebih berkreatif dan inovatif
3. Melibatkan warga dalam deteksi dini terhadap amsalah masalah sosial di lingkungan nya 
"Harapan besar semoga Pramuka dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dimana kebiasaan kebiasaan dan pola hidup masyarakat mulai beralih menuju masyarakat  yang bersih , aman, dan sehat" Tutur nya, 
Kemeriahan acara berlanjut hingga akhir dengan suguhan Letto Band asal Ibukota untuk menambah kemeriahan acara malam hari ini (Humas)