9 Mei 2017

POLISI LAKUKAN PENGECEKAN LOKASI PERJUDIAN, WARGA NEKAT KABUR MENCEBURKAN DIRI KE KALI BONDOYUDO


Lumajang - Kapolres Lumajang AKBP Raydian Kokrosono S.I.K melaksanakan pengecekan terhadap tempat kejadian Warga yang menceburkan diri ke kali Bondoyudo karena panik adanya Polisi yang sedang mengecek lokasi perjudian, dan salah satu warga dinyatakan hilang pada hari Selasa (9/5/2017) sekira pukul 10.00 WIB. Di dampingi oleh Kasat Intelkam Polres Lumajang dan Kapolsek Rowokangkung, Kapolres Lumajang berkoordinasi dengan Kepala Desa Kedungrejo dan tokoh masyarakat untuk menceritakan kronologis kejadian yang sebenarnya.

Berawal dengan adanya laporan dari masyarakart, Pada hari Minggu tanggal (7/5/2017) sekira pukul 11.30 WIB, di Dusun Pondok Kobong, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang telah dilakukan pengecekan informasi pengaduan dari masyarakat atas aktivitas perjudian jenis cap jikie di lokasi tersebut oleh tiga anggota Polsek Rowokangkung yang sedang melaksanakan patroli yaitu Bripka  Dwi Vibrianto, SH (Ps. Kanit Reskrim Polsek Rowokangkung ) Brigadir Edi Irawan,SH. Brigadir Haris Ramadhika.

Kronologis Hilangnya warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung yang diduga meloncat ke sungai bondoyudo diawali dengan adanya pengecekan oleh anggota Polsek Rowokangkung dan benar terdapat aktivitas perjudian jenis Cap Jikie dan para penjudi (warga) panik dengan melihat kehadiran petugas kepolisian dengan menggunakan Patroli 02 Polsek Rowokangkung, sehingga warga yang berada di lokasi perjudian melarikan diri dengan menceburkan diri ke sungai Bondoyudo.
 

Lokasi perjudian sendiri berada areal tanah pengairan yang sepi dan jauh dari lokasi pemukiman warga, serta tidak ada akses jalan untuk melarikan diri. Barang bukti yang tertinggal di lokasi perjudian dan berhasil diamankan oleh petugas kepolisian berupa  :
1. Seperangkat alat judi jenis cap jikie.
2. Uang tunai sejumlah Rp 18.000,-, ( Delapan belas ribu rupiah).
3. 3 ( tiga ) unit sepeda motor jenis :
     a. Honda win no. Pol N 8989 Z.
     b. Honda supra Fit no. Pol. N 6660 KD.
     c. Suzuki kristal No.pol. L 5958 TY.
4. 3 Unit hp merk evercros, hamer dan nokia.
5. Sebilah clurit.
 

Kemudian, pada hari Senin tanggal 8 Mei 2017 pukul 22.00 WIB datang 3 tiga orang warga Desa Kedungrejo a.n DIDIT TRI M ( perangkat Desa ), PRANYOTO ( perangkat Desa ) dan H.HARTONO 
( Tomas ) ke Mapolsek Rowokangkung yang memberikan informasi bahwa terdapat seorang warga Dusun Pondok Kobong, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung a,n TRIDI alias BENDOT yang sampai dengan saat ini belum pulang kerumahnya, dan diduga merupakan salah satu dari beberapa warga yang menceburkan diri ke sungai Bondoyudo di areal perjudian.

Setelah dilakukan penyelidikan diketahui bahwa terdapat 6 (enam) orang warga yang di duga menceburkan diri ke sungai Bondoyudo, yaitu :
1.    TRIDI ( Dsn. Pondok Kobong, Desa Kedungrejo ).
2.    AMRE ( Dsn. Pondok Kobong, Desa Kedungrejo ).
3.    PRIYO ( Dsn. Pondok Kobong, Desa Kedungrejo ).
4.    SES ( Dsn. Pondok Kobong, Desa Kedungrejo ).
5.    MANGUN ( Dsn. Pondok Kobong, Desa Kedungrejo ).
6.    AGUS ( Dsn. Pondok Asri, Desa Kedungrejo )
 

Dengan adanya warga hilang di duga menceburkan diri ke sungai Bondoyudo Kapolsek dengan Kepala Desa Kedungrejo menghubungi BPBD Kabupaten Lumajang untuk melakukan pencarian terhadap warganya dan pada hari Selasa tanggal 9 Mei 2017 mulai pukul 09.00 Wib pencarian terhadap warga di sungai bondoyudo dimulai, tidak menutup kemungkinan warga yang berada di lokasi perjudian kaget dan panik melihat mobil Patroli 02 Polsek Rowokangkung yang mendekat ke lokasi perjudian sehingga menceburkan diri ke sungai bondoyudo. (Humas)