19 Mei 2017

POLRES LUMAJANG GELAR PRESS RELEASE ATAS PENGUNGKAPAN SHABU DAN OKERBAYA

Lumajang - Bertempat di lobi Mapolres Lumajang pada Jumat (19/5) Kapolres Lumajang AKBP Raydian Kokrosono S.I.K didampingi Kasat Narkoba,

KBO Narkoba serta Paur Subbaghumas melakukan giat Press Release yang dihadiri oleh wartawan media cetak maupun elektronik , Press Release di gelar pukul 14.00 wib terkait dengan pengungkapan kasus oleh tim Pasopati Polres Lumajang yang telah berhasil mengungkap tindak pidana kepemilikan  peredaran obat keras berbahaya dan shabu,

Dari tersangka WMY (22) warga Dusun. Kebonsari Rt./Rw. 13/06 Desa Yosowilangun KecamatanYosowilangun Kabupaten Lumajang yang ditangkap pada 17 Mei 2017 pukul 23.00 wib   petugas berhasil menyita barang bukti diantaranya 
 1  buah kantong warna coklat yang berisi :
 9  tik @.5 ) butir, jumlah 45  butir pil warna putih logo Y.
 2  tik @.20  butir pil warna kuning logo DMP, jumlah 40 butir pil warna kuning logo 'DMP'
1 tik isi 10 butir pil warna kuning logo 'DMP'
1 buah tas warna coklat yang berisi 66 tik @. 5  butir pil warna putih logo 'Y', jumlah 330  butir 
1 buah kaleng plastik yang berisi 1000 butir pil warna putih logo 'Y'
Uang tunai Rp 30.000,hasil penjualan 
18 plastik klip ukuran sedang 
1 buah HP Merk Evercoss warna Hitam beserta simcard 082266366997 
 Total Pil warna putih logo 'Y' sebanyak 1375 butir, Pil warna  kuning logo 'DMP' sebanyak 50  butir 

Sedangkan pada penangkapan kedua pada tersangka Shabu yaitu LI (34) warga Dusun. Krajan Baru Rt/Rw. 013/003 Desa Bondoyudo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang yang ditangkap hari kamis (18/5) sekitar pukul 04.00 wib petugas berhasil mengamankan barang bukti dari tersangka diantaranya 
1 buah dompet warna coklat yang berisi 1  poket serbuk kristal warna putih yang dibungkus tisu warna putih yang diisolasi warna hitam dengan berat kotor 1,09  gram
1  buah dompet warna ungu yang bertuliskan "toko perhiasan logam mulia wijaya emas" yang berisikan :
1 poket serbuk kristal warna putih yang diduga shabu yang dibungkus tisu warna putih dengan berat 1,08 
1 poket serbuk kristal warna putih yang diduga shabu dengan berat 0,10  gram, 
2 buah plastik klip  
1 buah kotak bertuliskan "chocolatos" yang berisikan :
    -1 buah isolasi warna hitam, 
    -1 bendel plastik klip ukuran kecil,
   -1 buah sendok takar (skrop) shabu yang terbuat dari potongan sedotan plastik warna ungu.
Total berat shabu 2,27 gram

Kapolres Lumajang dalam  pernyataannya kepada media pada saat press release mengatakan bahwa sejak dua bulan lalu tersangka WMY (22) yang awalnya penikmat pil trex beralih menjadi   pengedar . pelaku membeli pil setan tersebut ke kabupaten Jember
 "tersangka membeli satu kaleng pil trex seharga 300 ribu kemudian tersangka membagi setiap 10 pil ke dalam satu bungkus klip kecil dan ia jual   dengan harga Rp 20.000 per plastiknya sama hal nya dengan tersangka Pil Dextro, pelaku  shabu membeli shabu dari pulau garam madura  dengan total 5 gr, kemudian dibagi bagi ke dalam satu poket plastik klip yang ia kemas menjadi paket hemat seharga Rp 200 ribu rupiah sekali pakai" papar Kapolres (Humas)