10 Mei 2017

TIM PASOPATI SIKAT BANDAR NARKOBA LINTAS PROVINSI

Lumajang - Satreskoba Polres Lumajang menggelar press release dalam pengungkapan kasus shabu dan ganja yang berhasil di sikat oleh anggota  AKP Priyo Purwandito SH, kegiatan berlangsung di lobby Mapolres Lumajang pada Rabu (10/5) sekira pukul 09.45 wib. dengan dipimpin oleh Wakapolres Lumajang didampingi oleh Kasat Narkoba, KBO Naerkoba  dan Paur Subbaghumas Moh Sora als Sora als Fajar (30)  warga Dsn Koanyar Desa Pamolaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Madura yang ngontrak di Jl Ciliwung Rt 04/03 Kelurahan Jogoyudan Kabupaten Lumajang serta Ahmad Yani Adi Wardani als Gus Yani warga Jl Lawu Kelurahan Citrodiwangsan Kabupaten Lumajang ditangkap oleh Tim Pasopati Polres Lumajang (julukan dari tim narkoba) setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya tanaman ganja yang ditanam oleh pelaku, Tim Pasopati segera lakukan cross cek di TKP. S etelah dipastikan adanya 10 pot plastik yang berisi 11pohon tanaman ganja usia 1 minggu  tersebut, petugas menggeledah kontrakan pelaku dan ditemukan sejumlah seperangkat narkoba beserta timbangannya , 3 plastik sisa tempat shabu serta 1 poket klip Shabu seberat 1,24 gr, 1 buah pivet kaca, 1 buah kompor shabu ditemukan di dalam kontrakan pelaku.

Lain hal nya dengan Gus Yani, ia ditangkap oleh petugas sesaat setelah  menggunakan barang haram tersebut di kamar samping dalam rumah kontrakan Sora , seperangkat alat hisap shabu yang terbuat dari botol plastik Aqua dan pada ujung tutup botol terangkai dengan sedotan lipat  turut diamankan oleh petugas sebagai barang bukti untuk menjerat tersangka
Wakapolres Lumajang, Kompol Bambang Setiawan S.pd menyatakan kepada awak media " bahwa Tim Pasopati telah menangkap bandar narkoba yang selama ini menajdi residivis , tahun 2010 juga tertangkap dalam kasus yang sama, tidak hanya BB Shabu saja namun juga ada tanaman ganja " Ujar nya 
saat ditanyakan asal usul barang tersebut didapatkan, Wakapolres menjelaskan bahwa hasil pengakuan dari tersangka dari jaringan yang terputus." kita dalami untuk pembelian dari bandar yang terputus itu semoga dalam waktu dekat kita dapat tahu nama bandar besar nya" tambahnya (Humas)