27 Jul 2017

KEMATIAN MERUPAKAN JALAN MENUJU SURGA ALLAH SWT, MAKA PERBANYAKLAH IBADAH DAN AMAL SHOLEH

Lumajang - Kegiatan pengajian rutin 3 pilar Polres Lumajang dilangsungkan pada hari Kamis (27/7) sekira pukul 08.30 wib di lobi Polres Lumajang , kegiatan keagamaan ini berlangsung khusyu dengan dihadiro oleh Kapolres Lumajang AKBP Rachmad Iswan Nusi SIK MH, para Kabag, Kasat, Perwira , Bintara serta PNS Polri 

Anggota TNI dari Kodim 0821,Batalyon 527/By  Satpol PP juga mendapatkan kesempatan mendapat kan siraman rohani, serta puluhan anak yatim piatu dari Yayasan Al Itihad Desa Tukum menambah makbul nya permohonan doa kita kepada Allah Swt.

KH Imron Anis selaku pengasuh Pondok Pesantren Tahzilul Afkaar Desa Karangsari Kecamatan Sukodono Lumajang dalam tausiyah nya memberikan gambaran tentang surga, dijelaskan bahwa kita sebagai manusia akan masuk surga nya Allah Swt dengan melalui suatu jalan yaitu kematian.
"Harapan saya, pertemuan kita tidak hanya di majlis yasinan di Polres Lumajang ini, namun akan bersama sama berada di surga nya Allah Swt" ujar nya 

Belian menekan kan kita sebagai manusia selagi hidup di dunia untuk bertaqwa kepada Allah Swt , berbuat baik kepada sesama dan beramal sholeh "mudah mudahan ibadah kita semua selama Ramadhan hingga saat ini dapat diterima oleh Allah Swt  dan kita dijadikan hamba Allah Swt yang mendapat syafaat rasulullah selamat dunia dan akhirat" tambah nya 

Di dalam ceramahnya beliau menggambarkan keadaan manusia setelah melaksanakan ibadah ramadhan akan terlihat suci seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibu nya, 
pada saat melaksanakan ibadah ramadhan maka ada beberapa perkara yang sering kita lakukan sehingga  merusak nilai dari pada pahala puasa itu sendiri dengan cara menggunjing sesama ,hal tersebut hanya akan membuat puasa kita sia sia dan hanya akan mendapatkan rasa  lapar dan dahaga sebagaimana Sabda Nabi 
 shallallahu ‘alaihi wasallam:
رُبَّ صَاىِٔمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوْعُ وَالْعَطَشُ
“Berapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja.” (HR. Ibnu Majah no.1690 dan Syaikh Albani berkata, ”Hasan Shahih.”) (Humas)