10 Jul 2017

WAKIL BUPATI BACAKAN AMANAT PRESIDEN RI PADA UPACARA HUT BHAYANGKARA KE 71

Lumajang - Bertempat di Alun Alun Lumajang dilaksanakan kegiatan upacara dalam memperingati hari Bhayangkara ke 71 tahun 2017, Senin (10/7) Pukul 08.00 wib 
Selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Lumajang, dr Buntaran Suprianto, Komandan Upacara AKP Dyan Vicky S.Si selaku Kapolsek Rowokangkung dan Perwira upacara dijabat oleh Kabag Ops Polres Lumajang Kompol Eko Hari Suprapto  SH 
Hadir sebagai Tamu Undangan adalah  Forkopimda Kabupaten Lumajang terdiri dari Dandim 0821, Perwakilan dari Danyon 527/By serta Ketua DPRD Lumajang adapun   peserta upacara masing masing satu peleton Kodim 0821, satu peleton Batalyon 527/By, Satu peleton Perwira Polres Lumajang satu peleton pasukan upacara dari Sabhara, Lalu lintas, Polsek Jajaran peleton gabungan dari fungsi Reskrim, Narkoba, Intelkam serta satu peleton dari Satpol PP, dan Pelajar Pramuka 
Wakil Bupati Lumajang saat membacakan amanat dari Presiden RI, diantaranya penekanan:
1. Polri harus perbaiki manajemen internal Polri untuk menekan budaya negatif seperti korupsi, penggunaan kekerasan yang berlebihan dan arogansi kewenangan.
2. Mantapkan soliditas internal dan profesionalisme polri guna mendukung terwujudnya indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian;
3. Optimalkan modernisasi polri dengan penggunaan teknologi informasidalam pelayanan publik.
4. Tingkatkan kesiapsiagaan operasional, melalui upaya deteksi dini dan deteksi aksi dengan strategi polisional proaktif. dengan demikian polri tetap dapat lincah bertindak dalam menghadapi perkembangan situasi yang meningkat secara cepat;
5. Tingkatkan kerja sama, koordinasi, dan komunikasi dengan semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat serta kolega internasional sebagai implementasi pendekatan sinergi polisional, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.
Saya selaku kepala negara tetap berkomitmen untuk mendukung terbentuknya polri yang kuat, handal dan profesional, supaya tugas Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas, menegakkan hukum dan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dapat dilaksanaan secara optimal
“Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia yang ke-71. terus tegaklah menjadi rastra sewakottama, abdi utama nusa dan bangsa, ” kata Presiden dalam amanatnya (Humas)