2 Agt 2017

HINDARI MALAPRAKTIK, KAPOLSEK PASIRIAN BERIKAN WAWASAN HUKUM KEPADA MBAH MBAH DUKUN

Lumajang -  Kapolsek Pasirian AKP Zainul Arifin SH menghadiri kegiatan pertemuan kemitraan Bidan dan Dukun yang diselenggarakan oleh Puskesmas Pasirian, Hari ini Rabu sekira pukul 09.00 wib bertempat di Balaidesa Selok awar awar 
Kegiatan ini dihadiri oleh  Sekcam pasirian , Kapolsek Bhabinkamtibmas selok awar awar, Babinsa selok awar Perwakilan Plt Kepala Desa Selok Awar awar

perwakilan dari Dinkes Lumajang , Kepala puskesmas Pasirian, Para Kader kesehatan dan mbah dukun dari desa Selok Awar Awar, Selok Anyar, Condro, Madurejo, Sememu dan Nguter, Perwakilan perangkat desa dan ibu ibu pkk dari desa selok Awar Awar, Selok Anyar, Condro, Madurejo, Sememu dan Nguter Bidan desa selok awar awar, selok anyar, condro, madurejo, sememu dan nguter

Kepala Puskesmas Pasirian,dr Musdalifah mengatakan kemitraan antara Bidan dan Dukun bayi merupakan langkah yang tepat untuk dilaksanakan karena dengan adanya kemitraan antara bidan desa dan dukun bayi di wilayah nya dapat menekan angka kematian saat, sebelum proses maupun pasca melahirkan 

Sedangkan untuk dukun bayi bertugas hanya mendampingi dan melaporkan kepada bidan bila ada ibu ibu yang akan melahirkan "Untuk kedepan tidak ada lagi persalinan dukun, maka dari itu mulai saat ini kita lakukan sosialisasi serta kemitraan kepada mbah mbah dukun" ujar Kepala Puskesmas 

Kapolsek Pasirian  selaku aparat penegak hukum memberikan wawasan hukum dengan tujuan agar tidak terjadi permasalahan terkait malapraktik dan masyarakat tentunya mengetahui dan mengerti dampak hukum apabila dilanggar ketentuan tersebut.

Seperti kita ketahui bersama bahwa malapraktik yaitu tindakan medis yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan dilakukan oleh orang yang bukan ahlinya, dijelaskan oleh Kapolsek Pasirian "bahwa salah satu tindakan malapraktik yaitu aborsi atau pengguguran kandungan Sanksi pidana bagi Dukun bayi dapat dijerat dengan pasal 299 sedangkan bagi orang yang mengantar maupun wanita yang sengaja menggugurkan kandungan dapat dijerat dengan pasal 346 dan 347 KUHP" ungkap nya  


"Dalam melakukan proses persalinan biar tidak terjadi malapraktik saya harapkan proses persalinan dilakukan oleh bidan, sedangkan bagi dukun bayi silahkan membantu merawat ibu dan bayi setelah masa nifas ,  bagi ibu ibu yang mau melahirkan dan kesulitan dalam hal kendaraan, silahkan untuk menghubungi Polsek Pasirian karena kami ada mobil patroli yang siap digunakan 1X24 jam " tambahnya (Humas)