1 Sep 2017

2 PEMUDA PENGEDAR OKERBAYA DITANGKAP TIM PASOPATI POLRES LUMAJANG


Lumajang  - Kasus peredaran Pil Koplo seperti  tidak ada habisnya. Kamis  siang  (31/08/2017) anggota Resnarkoba kembali mengamankan 2 pengedar dalam waktu yang hampir bersamaan di wilayah Kabupaten Lumajang 
Kali ini giliran inisial RH (27) ,alamat Jln. Srikaya Dusun. Ketapang Rt 01 Rw 01 Desa. Kutorenon Kecamatan. Sukodono Kabupaten. Lumajang. ditangkap petugas pukul 13.30 wib  Di pinggir jalan raya Jalur Lintas Timur (JLT) Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan ratusan Obat dextro  atau Obat trex sebagai barang bukti, penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan gerak-gerik pelaku 
“Mendapat informasi tersebut, polisi terus melakukan pengintaian dan membuntuti RH . saat berada di sekitar Jalan Lintas Timur pelaku dapat kita amankan berikut barang buktinya ” ujar AKP  Priyo Purwandito SH 
Setelah dilakukan pengembangan kasus,petugas Sat Reskoba menangkap satu pelaku lainnya yaitu RS (25) ,alamat Dusun. Krajan Rt 015 Rw 005 Desa. Selokgondang Kecamatan. Sukodono Kabupaten. Lumajang. tak jauh dari lokasi penangkapan pertama 
Kedua Tersangka di tangkap karena  diduga keras telah mengedarkan sediaan farmasi berupa okerba selanjutnya di tangkap bersama barang bukti dan di bawa ke satnarkoba polres Lumajang guna proses penyidikan
Dengan kesigapan polisi, Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti  dari tersangka RH diantaranya 
 - 201  butir pil warna putih dengan logo “Y”;
-  Uang tunai sebesar Rp. 39.000.
-  1  buah Hp merk Samsung warna hitam dengan no simcard 082335144940;
- 1 unit sepeda motor merk Honda beat warna putih dengan Nopol L 6074 V.
Barang bukti dari tersangka Rs masing masing 
- 70 (tujuh puluh) butir pil warna putih dengan logo “Y”;
- 1  bendel plastik klip;
- 1  kotak rokok warna putih;
- 1 tas pinggang kecil warna coklat;
- Uang tunai sebesar Rp. 125.000.
Kedua pelaku langsung diamankan di Polres Lumajang guna dilakukan penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut (Humas)