28 Sep 2017

UNTUK PERTAMA KALINYA BIDHUMAS POLDA JATIM DILIBATKAN DALAM HARKAMTIBMAS PILKADA 2018


Lumajang – Anggota Subbaghumas Polres Lumajang pada hari ini Kamis (28/9/2017) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tentang Bahaya Opini Negatif Dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak di Wilayah Jawa Timur Tahun 2018 bertempat di ruang Rupatama Polda Jatim. Acara ini diikuti oleh seluruh Kepala sub bagian Humas dan 3 anggota operator Polres Jajaran se - Jawa Timur.

Untuk pertama kalinya, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Jawa Timur (Jatim) dilibatkan dalam mendukung upaya Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) jelang tahun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Upaya tersebut diwujudkan dalam bentuk pembangunan opini maupun Cyber Patrol di ruang lingkup media, mainstream maupun media sosial yang ada. Hal ini dilakukan karena pada era ini media sosial adalah salah satu akses yang paling berpengaruh di lingkup masyarakat.

"Kedepan kandidat - kandidat pilkada ini pasti akan menggunakan media, baik untuk kepentingan sosialisasi maupun promosi daripada masing - masing kandidat. Tidak sedikit yang terjadi justru saling menyerang di media," Ujar Kepala Bidhumas Polda Jatim Kombes. Pol. Frans Barung Mangera di balai wartawan, Kamis (28/09/2017).

"Polri tidak akan masuk dalam ranah sosialisasi (yang dilakukan media), tapi kalau sudah masuk undang - undang ITE, SARA kemudian melakukan penyerangan terhadap Kandidat lain, mengganggu Harkamtibmas maka Polisi akan masuk ke situ," lanjutnya.

Meski tak menyebut media mana saja yang di maksud, Barung memastikan puluhan media tersebut saat ini masih dalam kategori wajar. Pihaknya mengaku telah mengumpulkan data bahwa ada sejumlah media yang muncul secara tiba - tiba dan mendukung suatu kandidat.

"Kita akan pantau, sejauh ini sifatnya masih sosialisasi dan promosi. Nantinya kalau sudah masuk ke tahapan, kecenderungan media ini nanti saling menyerang. Apakah membuka borok, apakah nanti menyerang karakter, individual, barulah Kita akan masuk yang namanya pidana," terang Barung.

Dirinya menghimbau media ataupun jejaring sosial yang digunakan para Kandidat Pilkada tetap dalam koridor dan aturan yang ada agar tidak melanggar Undang - undang ITE yang berujung pidana.

Acara juga diisi dengan penyerahan hadiah pemenang lomba foto dalam rangka Hari Bhayangkara 2017 kepada Juara I Suharto dari Malang Kota, Juara II Agus Arifin Wijaya dari Situbondo, Juara III Angga Kristyanto dari Jombang, Juara Harapan I Ahmad Zaimul Haq dari Sidoarjo, Juara Harapan II Wahyu Jatmiko dari Kota Batu dan Juara Harapan III Bripda Artha  Zaidan.R dari Polres Banyuwangi. (Humas)