24 Feb 2018

PELAKU PENCURIAN HP DITANGKAP POLISI


Tribratanews Polres Lumajang - Warga Kecamatan Klakah tepatnya  Desa Tegalciut, diamankan polisi setelah mendapatkan informasi dari masyarakat adanya seorang laki-laki yang menawarkan Handhpone Android, Sabtu (24/2/2018).

Karena gelagatnya yang mencurigakan, kemudian warga yang mengetahui langsung menghubungi pihak Polsek sukodono.

Dari pengakuan tersangka 3 buah HP tersebut dirinya mengambil Counter milik korban Ali Basuni (32) di Dusun Karang Tengah, Desa Tegal Ciut, Kecamatan Klakah pada Rabu 21 Februari 2018. Saat melakukan aksinya pelaku bersama RS (35) warga Klakah hingga kini masih diburu petugas.

"Setelah mendapatkan keterangan dari tersangka petugas Polsek Sukodono langsung berkoordinasi petugas Polsek Klakah," Ujar Paur Subbag Humas Polres Lumajang, IPTU Basuki Rachmad SH.

Setelah berhasil mengamankan tersangka FJ, petugas melakukan penangkapan terhadap RS namun tidak ada dirumahnya, petugas hanya mengamankan sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan untuk menjual hasil curian.

Kemudian sekitar pukul 08.00 wib petugas membawa pelaku ke Pasar Embong Kembar namun pelaku yang diduga penadah hasil curian tidak ditemukan, selanjutnya tersangka dibawa ke Polsek Klakah untuk menjalani proses hukum.

"Dari keterangan pelaku, dirinya tidak mengenal penadah yang berada diembong kembar, dan saat pelaku diajak untuk menunjukkan penadah yang berada embong kembar, namun tidak ketemu", ungkap Basuki.

IPTU Basuki menjelaskan, tersangka melakukan aksinya didalam konter HP milik Ali Basuni terjadi pada hari Rabu 21 Februari 2018 sekitar pukul 00.15 WIB.

Tersangka melakukan aksinya dengan memanjat tembok dan mencongkel jendela atas dengan menggunakan tang sedangkan tersangka satunya RS mengawasi situasi diluar.

Setelah berhasil dibuka tersangka FJ masuk kedalam counter langsung mengambil Hadhpone yang diletakan dalam laci counter beserta uang. 

"Selain mengambil handphone dan uang tersangka juga mengambil rokok dan asesoris HP dan setelah itu dimasukkan ke dalam tas. Usai melakukan aksinya tersangka keluar lewat jalan semula," ujar Basuki Rachmad.

"Selain pelaku dan barang bukti, petugas juga mengajukan permohonan pendampingan kepada Bapas di Malang, guna proses hukum lebih lanjut",Pungkasnya.(Humas)