27 Mar 2018

MENGKHAWATIRKAN !!! SURVEY TROUBLE SPOT OLEH FORUM LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI DESA JARIT CANDIPURO LUMAJANG


Lumajang - Dilaporkan Kasat Lantas bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lumajang melaksanakan Survey Trouble Spot di desa Jarit Candipuro Lumajang. Pada hari Selasa, tanggal 27 Maret 2018 sekira pukul 12.00-16.00 WIB mendatangi Lokasi survey yaitu di Jalan Jarit-Jugisari, Jalan Candipuro-Jugosari dan Jalan Panggung Lombok.

Kegiatan diawali dengan persiapan untuk menentukan sasaran dan cara bertindak pelaksanaan survei bersama forum lalu lintas dan angkutan jalan kabupaten Lumajang di ruang Command Center Polres Lumajang. Sasaran Potensi trouble spot akibat kerusakan jalan yang disebabkan operasionalisasi angkutan tambang. Kegiatan dihadiri oleh anggota forum lalu lintas dan angkutan jalan sebagai berikut, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP HENDRY IBNU INDARTO, SH, SIK, Kanit Laka Polres Lumajang IPDA DIMAS SUGENG WIDODO, SH Ka Sub bid penataan ruang& permukiman Bappeda Kab LumajangVENDY PRAYASDIKA WIDHARMA ST Dinas PU Binamarga Kab Lumajang HERI KURNIAWAN ST SatpolPP SAMSUL NURUL HUDA, SE Koramil Candipuro PELDA ROHIM, Dishub ROBBY dan SLAMET.

Dalam Pelaksanaan Survey diketahui  60% jalan terjadi kerusakan, warga sekitar mengeluh dampak debu dan interval frekuensi jumlah kendaraan angkutan tambang, warga melaksanakan kegiatan pungutan terhadap angkutan tambang yg melintas sebesar Rp.1.000,- s/d Rp.2.000,- sebagai kompensasi dan perbaikan infrastruktur jalan.

"Mohon rekomendasi dari masing - masing stakeholder, melalui Forum LLAJ mari wujudkan kamseltibcar lantas " Ujar Kasat lantas Polres Lumajang AKP HENDRY IBNU INDARTO, SH, SIK.

"Saat ini sedang menyusun draft SK penetapan jalan angkutan Tambang baik jalan-jalan kabupaten maupun jalan desa, sebagai dasar prioritas penanganan peningkatan kualitas jalan (kab dan desa) yang disesuaikan dengan standart dan beban muatan kendaraan" tambah VENDY PRAYASDIKA WIDHARMA ST Dinas PU Binamarga Kab Lumajang

"Untuk antisilasi Kerusakan jalan, maka PU akan memperkuat struktur jalan, interval kendaraan dan pelanggaran batas muatan dikeluhkan, Jalur tersebut kelas jalan III muatan sumbu terberat 8 ton, kendaraan yang melintas sesuai kelas jalab namun muatan berlebih, Penyiraman jalan ttidak disarankan karena menyebabkan kejenuhan struktur tanah" tambah Heri PU Binamarga 

Kanit Laka Polres Lumajang IPDA DIMAS SUGENG WIDODO, SH  juga menyarankan adanya rekayasa pada jalur Dusun Panggung lombok Desa Candipuro jalur masuk dan Desa Jarit jugosari candipuro jalur masuk.

Dari hasil survey anev dari Kasat Lantas adalah pertama Pemasangan Rambu Petunjuk Jalur dan Larangan masuk serta Jam operasional, Timbangan portable diperlukan, adanya perbaikan struktur Jalan, kemudian diperlukan pengaturan dan penjagaan untuk mengendalikan kecepatan kendaraan dan muatan, diperlukan Sosialisasi, binluh terpadu untuk menciptakan kamseltibcar lantasdi sekitar lokasi tersebut dan khusus truk yang masuk area tambang dari jl. Panggung lombok, keluar ke arah Jarit. (HUMAS)