26 Apr 2018

GAGAL BAWA MOTOR CURIAN PEMUDA ASAL DESA SUMBEREJO TERTANGKAP WARGA

Tribratanews Polres Lumajang - Na'as dialami oleh M.Rofik (25) warga desa Sumberejo kecamatan Sukodono kabupaten Lumajang. Ia ditangkap warga pasca membawa kabur sepeda motor milik warga Kandangtepus Kecamatan Senduro, Rabu malam (25/4).
Diduga ia sempat dihajar warga sebelum diserahkan ke polisi, terlihat dari wajahnya yang lebam dan bibir bagian kirinya benjol. 
Kasat reskrim Polres Lumajang AKP Roy A Prawirosastro melalui Paur Subbag Humas Ipda Catur Budi Baskoro mengatakan, M. Rofik ini diketahui oleh pemilik sepeda motor (korban) atas aksinya yang mengeluarkan suara sehingga menimbulkan curiga. 
"Sekira jam 17.45 wib, korban datang kerumah adiknya di desa Kandangtepus Senduro. Setibanya disana, ia kemudain memarkir sepedanya disamping rumah dalam keadaan terkunci kontak namun tidak dikunci setir. Setelah itu korban masuk ke dalam dan sambil mengecash bateray Hp. Kurang lebih 10 menit,  terdengar suara yang sumbernya dari arah sepeda motor miliknya yang diparkir, kemudian korban keluar dan melihat sepeda motornya sudah didorong kebelakang sejauh 5 meter oleh pelaku. Korbanpun meneriaki maling dengan suara lantang," terangnya Kamis (26/4).
Mendengar teriakan korban, pelaku langsung merobohkan sepeda korban dan berlari kearah kebon, setelah itu datang warga datang beramai-ramai mencari pelaku tersebut.
"Kurang lebih 1 jam, pelaku berhasil ditangkap oleh warga yang pada saat itu sedang duduk di tepi jalan dekat simpang tiga KUD Tani Makmur. Selanjutnya pelaku diamankan dan diserahkan ke Polsek senduro, berikut barang bukti," imbuh Ipda Catur.
"Pelaku mengambil sepeda motor milik korban dengan cara menggunakan anak kunci palsu, kemudian di masukkan kedalam lobang kontak, selanjutnya di putar ke arah kanan untuk di hidupkan," tukasnya.
Polisipun mengamankan pelaku dan barang bukti berupa satu) unit sepeda motor honda beat warna hitam, satu lembar foto copy STNK dan BPKB, satu potong jaket warna hitam kombinasi hijau milik pelaku dan satu buah topi warna hitam milik pelaku berikut satu buah anak kunci palsu milik pelaku.
"Pelaku dan barang bukti saat ini sudah diamankan guna menjalani proses hukum lebih lanjut," pungkas Ipda Catur. (Humas)