22 Apr 2020

POLSEK SUKODONO : RAKOR PENGAWASAN NAPI DAN ANAK MELALUI ASIMILASI DAN INTEGRASI 



Tribratanews Sukodono - Kapolsek Sukodono AKP Ahmad Sutiyo, S.H. mengikuti rapat koordinasi dalam rangka pengawasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi yang berdomisili di Kabupaten Lumajang, rapat dipimpin Wakapolresres Lumajang Kompol Hendry Soelistiawan, S.E. mewakili Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, S.I.K., M.Si. dan Perwakilan Bapas Klas II Jember dan diikuti pejabat utama Polres dan Kapolsek jajaran Polres Lumajang, Rabu (22/04/2020).
Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Soelistiawan, S.E. memastikan pihaknya melakukan pemantauan terhadap 64 narapidana (napi) warga Kabupaten Lumajang yang baru saja mendapatkan bebas secara asimilasi. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, sampai sejauh ini belum ada indikasi puluhan narapidana asimilasi tersebut berbuat ulah atau mengulangi aksi kriminalitas.


Jika ke depannya Polres Lumajang menerima laporan kriminalitas kemudian narapidana mendapatkan asimilasi terlibat aksi kejahatan, dipastikan akan diproses sesuai hukum berlaku. Hukumannya disesuaikan dengan tindak kriminal yang dilakukan. Kapolres meminta agar masyarakat ikut memantau narapidana mendapatkan asimilasi tersebut. Dalam artian, jika mereka melakukan aksi kriminalitas segera laporkan.
“Hukumannya ya disesuaikan dengan kejahatan yang dia lakukan. Tapi harapan kita semoga tidak ada yang berulah lagi setelah bebas ini, kita juga terus berkoordinasi dengan pihak Lapas dan Rutan,” imbuh Wakapolres. 
Adapun syarat warga binaan yang mendapatkan asimilasi yakni warga binaan tersandung pidana umum (pidum), selama menjalani hukuman berkelakuan baik dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, aktif mengikuti program pembinaan dengan baik dan telah menjalani sepertiga masa pidana.
“Selain kita dari pihak Kepolisian, narapidana bebas asimilasi ini juga akan dipantau oleh pihak Bapas,’’ imbuh Kompol Hendry Soelistiawan, S.E. (tribratanews.hn) 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar