6 Agu 2020

POLSEK SUKODONO : HADIRI LAUNCHING KAMPANYE "JATIM BERMASKER" DI DESA SENDURO

POLSEK SUKODONO : HADIRI LAUNCHING  KAMPANYE "JATIM BERMASKER" DI DESA SENDURO


Tribratanews Sukodono - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lumajang terus berupaya membantu percepatan penanganan dan memutus mata rantai penyebaran coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Lumajang dengan melaunching gerakan "Jatim Bermasker".

Gerakan Jatim bermasker di Kabupaten Lumajang ini digelar di balai desa Senduro Kecamatan Senduro, Kamis (06/08/2020).

Launching Program Jatim bermasker ini  dihadiri Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, M.ML. didampingi Forkopimda Kabupaten Lumajang, diantaranya Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, S.H., S.I.K., M.I.K., Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf. Ahmad Fauzi, S.E., Danyon 527/BY Lumajang Mayor Inf. Alexander Terangta, P.A., Kasatpol PP Pemkab Lumajang Drs. Matali Bilogo, Para Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Lumajang serts Kepala Desa Senduro beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Bidan dan Perawat Desa Senduro. 

"Atas instruksi dari Polda hari ini kita luncurkan sekaligus mengkampanyekan gerakan Jawa Timur Bermasker secara serentak se-Jawa Timur", kata Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, S.H., S.I.K., M.I.K.

Menurut Kapolres, kebiasaan bermasker ini harus ditanamkan kepada setiap masyarakat. Selain untuk melindungi diri, memakai masker merupakan langkah paling sederhana yang bisa dilakukan untuk melindungi keluarga.

Mengingat di Indonesia saat ini, status pasien positif Covid-19 sangatlah tinggi. Sebab itu, pencegahan yang paling murah dan mudah adalah dengan menggunakan masker. Namun terkadang, hal ini justru paling sering diabaikan oleh masyarakat.
"Kita secara terus menerus melakukan sosialisasi dan edukasi secara persuasif kepada masyarakat, supaya pakai masker. Minimal saat keluar rumah," kata Kapolres.
Di Kabupaten Lumajang sendiri upaya yang dilakukan oleh polisi untuk membiasakan memakai masker terus gencar dilakukan. Bahkan, sesekali dilakukan razia di tempat-tempat umum. Apabila didapati membandel, maka akan diberikan sebuah sanksi disiplin.
"Kita terus paksakan pakai masker. Tujuannya agar masyarakat terbiasa dan lama-lama bermasker ini menjadi budaya," jelasnya.
Gerakan launching Jatim Bermasker ini dilakukan serentak secara bersamaan  di 38 kota dan kabupaten se-Jatim. (tribratanews.hn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GIAT PATROLI DAN ANTISIPASI TINDAK KRIMINAL

  Pada hari minggu tanggal 25 oktober 2020 pukul 20.00 wib s/d selesai petugas melaksanakan giat antisipasi 3c di tempat-tempat rawan agar t...