11 Feb 2021

Kapolres Lumajang Berharap Peserta Didik Menjadi Polisi Di Lingkungan Sekolah Melalui The Guardian






Tribratanews Polres Lumajang - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. melaksanakan kegiatan penguatan karakter peserta didik SMK Negeri 2 Lumajang di hall SMKN 2 Lumajang, Rabu (10/2/2021) Pukul 09.30 WIB.  

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si, Kasat Binmas Polres Lumajang, AKP Totok Sudarsono, Sos.,M.H.,M.Sc, Kepala Sekolah SMK 2 Negeri Lumajang Dra. Sri Ratmini, MM, Dewan Guru SMK 2 Negeri Lumajang dan Siswa SMK 2 Negeri Lumajang. 

Kapolres Lumajang mengatakan terkait The Guardian, adik-adik perwakilan yang hadir di ruangan merupakan orang-orang terpilih dari ribuan siswa yang ada di SMK Negeri 2 Lumajang. Di kelas dijadikan contoh untuk siswa yang lain.

"Kalo dulu sering disebut PKS, saat ini masing-masing sekolah sekarang punya inovasi sendiri dalam menciptakan keamanan di lingkungan sekolah. Salah satunya The Guardian yang membantu bapak ibu guru menjaga keamanan, ketertiban, kedisiplinan di sekolah." tuturnya

"Polisi di Lumajang ini jumlahnya sangat terbatas, tidak sebanding dengan jumlah penduduk di Lumajang, namun kita juga dituntut untuk keamanan di Lumajang, Lumajang bebas dari kriminalitas, begal, maling sapi, maling motor, dll. Upaya kami yaitu menciptakan Polisi-polisi di masyarakat untuk menjaga lingkungannya sendiri, ada satpam, polsuska, hansip, linmas, dan masih banyak lagi, tujuannya sama menjaga kamtibmas di wilayahnya. Sama dengan The Guardian di sekolah ini, adik-adik menjadi Polisi di lingkungan sekolah, membantu menertibkan siswa lainnya, yang tidak pakai masker ditegur, yang motornya protolan atau ga pakai helm ditegur dicatat laporkan ke bapak ibu guru." tambahnya

AKBP Eka Yekti juga mengatakan kerawanan di lingkungan sekolah macam-macam, narkoba, pornografi, kekerasan, bullying, pencurian, dan masih banyak lagi. Adik-adik  harus berani mencegah hal tersebut, jangan sampai berurusan dengan Polisi. Harus cerewet dan berani menegur siswa yang tidak disiplin. 

"Beberapa waktu lalu Polres Lumajang mengungkap banyak pelaku narkotika, diantaranya siswa SMA di Lumajang, kasus shabu, miris sekali rasanya. Lumajang ini sebagai pasar narkoba, bukan produsen, namun pasar dari kota-kota besar, sasarannya pelajar, mahasiswa. Adik-adik disini jangan sampai ada yang terlibat Narkoba yang akan merusak masa depan nantinya" pungkasnya 

Siswa siswi sangat antusias sekali menyimak arahan Kapolres Lumajang, dan beberapa siswa mengajukan pertanyaan - pertanyaan terkait kamtibmas di lingkungan sekolah.

Kapolres Lumajang juga membagikan beberapa bingkisan untuk anak-anak berprestasi di SMKN 2 Lumajang, tentunya sebagai pemacu belajar dan menjadi motivasi siswa siswi lainnya.

Dalam kesempatan ini pun Kapolres Lumajang dan Kepala Sekolah menandatangani PerjanjIan Kerja Sama antara Polres Lumajang dan SMKN 2 Lumajang.

Sementara Kepala Sekolah juga menyampaiakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak, memberikan semangat, motivasi agar kedepan menjadi pemuda yang hebat, tidak narkoba, tidak ada penyimpangan kriminal. (Humas)