17 Feb 2021

Kapolres Lumajang Sosialisasikan Penerapan Prokes 5M Kepada Tamir Masjid Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Senduro

Tribratanews Polres Lumajang - Masih tingginya angka penyebaran covid 19 di Wilayah Lumajang, Polres Lumajang dan Kementrian agama (Kemenag) memberikan pembinaan dan imbauan protokol kesehatan 5M, Selasa (16/02/21) pukul 20.00 wib

Acara yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang dengan dihadiri oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K,M.Si, Forkopimka Kecamatan Senduro  Ketua PCNU Kecamatan Senduro, Kepala KUA Kecamatan Senduro, Kepala Puskesmas Kecamatan Senduro, Perwakilan Tamir masjid masing masing desa se Kecamatan Senduro , Perwakilan Tokoh masyarakat kecamatan Senduro 
Tak lupa, diawal sambutan Kapolres memperkenalkan diri kepada para hadirin serta menyampaikan dasar pelaksanaan kegiatan malam ini, dalam sambutannya Kapolres Lumajang menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memutus penyebaran rantai covid/ pencegahan covid yang terjadi di wilayah Indonesia, baik tingkat atas maupun di tingkat bawah dan perintah ini langsung dari Bapak Presiden RI, Joko Widodo kepada semua kementrian,salah satu nya kementrian agama Repuiblik Indonesia, kemudian timbulah  Instruksi Menteri Agama nomer 2 tahun 2021 tentang gerakan penerapan sosialisasi prokes 5M, jauh sebelum instruksi dari Menteri agama, Pihak TNI-Polri sudah melaksanakan Protokol kesehatan yang dulu masih 3M namun saat ini bertambah menjadi 5M" ujar Kapolres 

Instruksi ditujukan kepada seluruh Kemenag pusat hingga Kabupaten/Kota untuk mengintensifkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat,tentunya ini adalah upaya Polri dan Kemenag untuk mengedukasi jajarannya dalam hal ini adalah tenaga penyuluh agama dalam menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat

"Kami berharap kepada tenaga penyuluh serta para undangan yang hadir malam ini untuk dapat membantu Polri dan TNI dalam menyosialisasikan gerakan 5M yaitu Selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas, kita semua berharap agar virus corona ini sudah tidak ada lagi dan kita semua dapat memulai hidup normal seperti dulu" tutup nya (Humas)