16 Mar 2021

Polsek Tempeh Polres Lumajang Berhasil Ungkap Pelaku Judi Togel Putih, Pelaku Warga Kaliwungu Tempeh





Tribratanews Polres Lumajang Polda Jatim - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Tempeh Iptu Lugito, SH dan anggota berhasil mengungkap tindak pidana pelaku perjudian judi togel putih, Senin (15/3/2021).

Pelaku berhasil ditangkap yakni berinisial J (57) warga Dusun Kembangan,  Desa Kaliwungu,  Kecamatan Tempeh,  Kabupaten Lumajang. 

Kapolsek Tempeh Iptu Lugito melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, Pengungkapan kasus judi togel ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya judi togel putih di Desa Kaliwungu,  Kecamatan Tempeh. 

Selanjutnya,  Kanit Reskrim Polsek Tempeh, bersama Anggota Polsek Tempeh, melakukan lidik dan berhasil mendapatkan informasi bahwa memang benar telah terjadi Tindak pidana perjudian togel Kupon Putih yang berada di wilayah Deaa Kaliwungu.

"Pelaku kita amankan saat berada dirumahnya pada Senin (15/3/2021) sekitar pukul 16.00 WIB," Kata Shinta. 

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan  barang bukti berupa  Uang Tunai Rp. 552.000, 7 bendel Kupon Putih, 3 lembar Kertas Rekapan, 1 buah Buku Mimpi, dan 6 buah Ballpoint Warna Hitam

" Kami juga amankan 1 buah HP Nokia Type 105 Warna Hitam, 1 lembar kertas pengeluaran, 1 buah Steples Warna Biru," Ujar Ipda Andrias Shinta. 

Ia menjelaskan,  dari hasil Interogasi sementara, tersangka mengakui bahwa telah dengan sengaja menjual judi togel kupon putih sejak 8 bulan yang lalu.

Modusnya,  tersangka J telah dengan sengaja menjual judi togel kepada warga masyarakat dengan cara menerima pembelian judi togel dari para penombok dan kemudian ditulis pada kupon putih, uang pembelian diterima oleh Tersangka.

"Kemudian tersangka merekap hasil penjualan pada kertas rekapan dan selanjutnya uang hasil penjualan beserta kertas rekapan disetorkan kepada seorang bandar yang sudah diketahui identitasnya dan sedang dalam pengejaran Petugas Polsek Tempeh," jelas Ipda Andrias Shinta. (Humas)