19 Mar 2021

Wujudkan Proses Pembelajaran Yang Kondusif, Polres Lumajang Gelar Focus Group Discussion Untuk Tenaga Pendidikan






Tribratanews Polres Lumajang Polda Jatim - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si melalui Kasat Binmas Polres Lumajang melaksanakan giat Focus Group Discussion (FGD) untuk tenaga pendidikan.

Kegiatan tersebut digelar di Aula SMA Negeri 1 Lumajang, Kamis 18 Maret 2021 sekitar pukul 13.00 WIB.

Kegiatan FGD ini mengambil tema Wujudkan Proses Pembelajaran Yang kondusif melalui tenaga pengajar yang sehat dengan vaksin Covid-19 di wilayah kabupaten Lumajang.

Acara tersebut dihadiri Kepala Sekolah SMAN 1 Lumajang H.Imam Supadi, S.Pd.,MM, Kasat Binmas AKP Totok Sudarsono, dan dari perwakilan Diknas Budi Setyono, dengan narasumber pakar pendidikan Dr Sujarmiko, SH.,MH.

Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Totok Sudarsono melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Shinta mengatakan, dalam kegiatan tersebut agar tenaga pendidikan dalam hal ini guru benar-benar harus sudah dilakukan vaksin Covid-19.

"Kami harap jangan sampai para pengajar atau guru menolak untuk dilaksanakan vaksin karena tersebut dapat melindungi diri kita meningkatkan imun kita dan juga peserta didik yang kita ajar," ujar Shinta.

Ia menegaskan, jangan sampai para guru itu menolak untuk dilakukan vaksin sehingga akan menyulitkan. Kenapa karena kita harus meyakinkan bahawa peserta didik yang kita ajar bener-bener juga terhindar dari Covid-19.

"Sehingga para guru harus dan wajib dilaksanakan vaksin, dengan dilaksanakan tentunya kita semakin yakin bahwa komunitas Guru semua sudah ada imun dalam menangkal virus Corona," terang Ipda Andrias Shinta.

Sehingga dengan kegiatan FGD yang digelar ini jangan sampai ada guru yang tidak setuju dilaksanakan vaksin sehingga akan mengurangi tingkat imunisasi dari timun dari guru tersebut.

"Dengan melaksanakan FGD yang mana  komunitasnya adalah pengajar atau guru sehingga diartikan bahwa Kabupaten Lumajang memiliki guru-guru yang sudah divaksin sehingga semua minimal terhindar dari virus Corona dan juga siswa-siswi yakinkan dapat terhindar dari covid-19," pungkas Ipda Andrias Shinta. (Humas)